JAKARTA - PT. Telekomunikasi Indonesia (Telkom) bersama dengan komunitas pendidikan di Indonesia menggelar pelatihan Internet Sehat dan Aman (Insan) terus menggalakan pemakaian internt yang sehat dan aman, terutama bagi anak-anak dan ibu rumah tangga.
Eddy Kurnia Vice President Public and Marketing Communication Telkom mengatakan kehadiran internet tak hanya membawa banyak manfaat bagi pemakainya, tetapi juga membuka pula pintu masuknya informasi yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia, norma hukum dan agama. "Sebagai BUMN yang menyediakan akses internet di Indonesia, Telkom berkewajiban untuk mensosialisasikan penggunaan internet untuk kegiatan-kegiatan yang positif dan produktif," kata Eddy dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/7/2010).
Salah satu upaya yang dilakukan Telkom adalah menggelar Telkom Edufair: Journey to The Better Education. Kegiatan edufair yang diikuti berbagai komunitas pendidikan ini rencananya akan diselenggarakan di tujuh kota di Indonesia. Pelaksanaan awal berlangsung pada 23 dan 24 Juli 2010 lalu di di Mall Belleza, Jakarta Selatan.
Konsep yang diusung dalam Telkom Edufair 2010 berbeda dengan program edufair yang diselenggarakan oleh pihak lain, dimana biasanya edufair itu hanya sebatas pada pameran buku, atau seminar, atau wahana untuk memberikan beasiswa sekolah. "Konsep yang diusung Telkom Edufair 2010 melibatkan seluruh elemen dalam dunia pendidikan, seperti sekolah, guru, siswa, orangtua siswa. Telkom juga menghadirkan pihak pendukung yang terlibat dalam kegiatan pendidikan, antara lain konten pendidikan seperti Pesona Edu, Indismart dan Siap Online," kata Eddy.
Dalam kegiatan ini, khusus untuk kalangan pendidikan Telkom juga menyediakan harga murah bagi kalangan pendidik, yaitu paket berlangganan Speedy Unlimitted seharga Rp 99 ribu per bulan selama 3 bulan, handset Flexi seharga mulai Rp 199 ribu, Registrasi Yes TV gratis all channel selama 3 bulan.
Selain melalui program tersebut, penggalakan internet sehat juga dilakukan dengan sistem penyaring dalam penggunaan internet di seluruh Indonesia. "Kami memiliki Program DNS Nawala yang merupakan program non-komersil Telkom dalam yang bekerjasama dengan Asosiasi Warnet Indonesia (Awari). DNS tersebut bisa digunakan secara gratis oleh pengguna internet seluruh Indonesia," jelas Eddy Kurnia. (ugo)
sumber : okezone