Jakarta - Konten yang sebelumnya hanya menjadi layanan nilai tambah atau value added services (VAS), kini telah menjadi salah satu lumbung pendapatan yang diandalkan Telkomsel selain layanan voice, SMS, dan data.Menurut Direktur Perencanaan dan Pengembangan Telkomsel, Herfini Haryono, konten dan layanan VAS lainnya telah memberikan kontribusi sekitar 7% dari total pendapatan anak perusahaan Telkom dan Singtel tersebut.
"Konten yang paling digemari pelanggan kami adalah konten musik, konten hiburan, dan konten religi. Konten muslim, misalnya, saat ini digunakan oleh 30 juta pelanggan Telkomsel," kata Herfini usai menerima tiga rekor MURI untuk program Telkomsel Ibadah di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Jumat (2/7/2010).
Melihat bisnis konten ke depan masih punya peluang untuk tumbuh lebih besar lagi, Telkomsel pun berupaya memaksimalkan industri ini dengan banyak-banyak menggandeng mitra penyedia konten.
"Saat ini kami berpartner dengan sekitar 450-500 perusahaan content provider. Kami harap mulai tahun ini hingga 2011 nanti, jumlah partner penyedia konten kami sudah bertambah jadi 1000 perusahaan," kata Herfini.
Telkomsel dalam kesempatan itu meraih tiga rekor dari Musium Rekor Indonesia (MURI) untuk program Telkomsel Ibadah. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh pendiri MURI, Jaya Suprana.
Dalam sambutannya, Jaya mengatakan bahwa konten religi tak hanya menghubungkan manusia dengan manusia, tapi juga manusia dengan sang pencipta. Menurutnya, konten religi bukan hanya konten dunia saja, tapi juga konten surgawi.
"Andaikata di surga ada telepon seluler, pasti provider yang ada di sana Telkomsel. Tapi jangan khawatir di neraka juga ada provider, tapi bukan Telkomsel. Tenang, saya bukan penjilat, saya hanya kagum dan bangga dengan Telkomsel," pungkas Jaya. ( rou / ash )
sumber : detik